Redaksi
Jumat, 20 Oktober 2023, Oktober 20, 2023 WIB
Last Updated 2023-10-20T07:43:38Z
DaerahNasional

Perluas Cakupan Peserta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Wapres Tegaskan Pentingnya Dukungan Regulasi dan Anggaran


Jakarta – Undang-undang Dasar 1945 mengamanatkan bahwa setiap orang berhak atas jaminan sosial. Salah satu upaya pemerintah dalam rangka melaksanakan mandat tersebut adalah melalui penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Oleh karena itu, untuk semakin mengoptimalkan manfaat jaminan bagi pekerja, diperlukan perluasan cakupan kepesertaan program melalui dukungan administrasi yang tepat.


“Dalam rangka penguatan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, para Menteri/Kepala Lembaga serta seluruh Kepala Daerah, saya minta untuk terus mendukung perluasan cakupan kepesertaan program ini melalui dukungan regulasi, kebijakan program, dan anggaran, sehingga dapat memberikan manfaat optimal dalam melindungi pekerja Indonesia,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin pada acara Penganugerahan Paritrana Award Tahun 2023 di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan Nomor 6, Jakarta (20/10/23).


Lebih lanjut Wapres menyampaikan, melalui dukungan administrasi yang tepat tersebut, manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tidak hanya dapat dirasakan oleh para tenaga kerja, tapi juga oleh keluarganya.


“Keluarga pekerja rentan juga menghadapi kemungkinan lebih besar untuk menjadi miskin ketika pencari nafkah utama mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia,” papar Wapres.


“Disinilah Jaminan Sosial Ketenagakerjaan memegang peranan yang signifikan. Melalui program ini, apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada pencari nafkah utama, keluarga dapat mengakses manfaat dan menggunakan program untuk mempertahankan derajat kehidupan keluarga dan pendidikan anaknya,” tambahnya.


Pada kesempatan yang sama, Wapres juga mengingatkan agar pengelolaan dana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini harus dikelola dengan kehati-hatian dan ketelitian, sehingga jaminan ini dapat berjalan dan berkelanjutan.


“Saya minta BPJS Ketenagakerjaan ini tidak hanya memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta, tetapi juga mengelola dana jaminan sosial dengan prinsip kehati-hatian, demi kepentingan seluruh peserta program jaminan sosial,” imbau Wapres.


Menutup sambutannya, Wapres pun berharap agar penghargaan yang diberikan pada hari ini dapat menjadi suntikan motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kontribusi dan inovasi, sehingga perluasan cakupan peserta jaminan dapat menjangkau seluruh kalangan pekerja.


“Semoga penghargaan ini semakin memotivasi seluruh elemen untuk memperluas kebermanfaatan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, sekaligus menjadi sarana lahirnya terobosan untuk melindungi pekerja rentan seluas-luasnya, termasuk pekerja perempuan dan penyandang disabilitas,” pungkas Wapres.


Sebelumnya,  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Paritrana Award. Ia pun menyatakan komitmennya dalam mengawal program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan agar manfaatnya daat dirasakan secara berkelanjutan untuk pekerja di seluruh Indonesia.


“Kemenko PMK, bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Ketenagakerjaan, berkomitmen untuk mengawal dan memastikan penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan semakin optimal dalam melindungi seluruh pekerja di pelosok negeri,”  imbuh Muhadjir.


Paritrana Award merupakan penghargaan yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kepada pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan pelaku usaha yang berskala besar, menengah, usaha sektor layanan publik, dan usaha mikro yang mendukung penuh pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Adapun nama-nama penerima Paritrana Award Tahun 2023 adalah:


Zona Sumatera


Provinsi Jambi


Kabupaten Kepulauan Anambas  


Zona Jawa-Bali


Provinsi Bali


Kabupaten Tangerang 

Zona Kalimantan


Provinsi Kalimantan Timur


Kabupaten Kutai Kartanegara

Zona Sulawesi


Provinsi Sulawesi Selatan


Kabupaten Morowali

Zona Nusra Maluku Papua


Provinsi Papua Barat


Kota Jayapura 


Perusahaan Besar Sektor Keuangan, Perdagangan & Jasa


PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten 

Perusahaan Besar Sektor Manufaktur, Pertambangan & Migas


PT. Fonusa Agung Mulia



Perusahaan Besar Sektor Perkebunan, Pertanian, Peternakan Dan Perikanan 


PT. Ciomas Adisatwa 

Usaha Sektor Layanan Publik


Rumah Sakit Syafira Pekanbaru 

Perusahaan Skala Menengah Terbaik


1. PT. Sera Food Indonesia


2. BPR Syariah Bangka


3. BPR Tanaoba Lais Manekat Kupang  


UKM Terbaik


1. Kinasih Abyudaya Batik — Jawa Timur


2. Galery Ulos Sianipar Medan — Sumatera Utara


3. Toko Roti Arsila Bakery — Kalimantan Selatan 

Penghargaan Khusus

1. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara


2. Pemerintah Kabupaten Raja Ampat



Pada tahun ini juga diberikan penghargaan bagi sektor pendidikan yaitu Pendidikan Tinggi Peduli Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang diberikan kepada Universitas Gadjah Mada.


Hadir dalam acara ini diantaranya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo, Ketua Dewan Pengawas, Jajaran Direksi, dan Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Ketua dan Tim Penilai Paritrana Award, serta para penerima penghargaan Paritrana Award.


Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono W.S., Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan Robikin Emhas, dan Staf Khusus Wapres Zumrotul Mukaffa.

[]


(NN/AS, BPMI – Setwapre

)