Redaksi
Kamis, 07 September 2023, September 07, 2023 WIB
Last Updated 2023-09-07T14:22:54Z
Daerah

Pria Wibawa Hadiri Malam Ramah Tamah dan Pisah Sambut Pj Gubernur Kalimantan Barat

Pontianak - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, Pria Wibawa, didampingi Kepala Divisi Keimigrasian Tato Juliadin Hidayawan menghadiri acara Malam Ramah Tamah dan Pisah Sambut yang merupakan momen penting dalam peralihan kepemimpinan dari Gubernur Sutarmidji ke Penjabat Gubernur Harisson. Acara ini berlangsung di Aula Pendopo Gubernur Kalimantan Barat. Pada kamis (07/09). 


Rangkaian kegiatan diawali dengan makan malam bersama seluruh tamu undangan. Gubernur Sutarmidji dan Wakil Gubernur Ria Norsan, yang menjabat pada periode 2018-2023. Acara dilanjutkan penyerahan cinderamata kepada Gubernur dan Wakil Gubernur.


Gubernur Sutarmidji dalam sambutanya berharap agar berbagai program yang telah dicanangkan selama masa kepemimpinannya dapat dilanjutkan oleh Gubernur baru, Harisson. Sutarmidji menilai bahwa Kalimantan Barat telah mengalami perubahan positif selama masa kepemimpinannya, dan menyampaikan bahwa pemilihan Harisson sebagai Penjabat Gubernur adalah bagian dari takdir yang harus dijalani dengan baik.



"Sosok Harisson, yang kini menggantikan kami, saya kenal ketika menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, kemudian Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dan akhirnya menjadi Sekretaris Daerah. Takdir kini membawanya menjadi Gubernur Kalimantan Barat," ujar Sutarmidji.


Sutarmidji menambahkan, "Saya selalu yakin bahwa takdir tidak pernah salah menemui pemiliknya. Apapun yang ingin dilakukan seseorang atau apapun yang telah dilakukan, semuanya merupakan bagian dari usaha. Namun, takdir telah menentukan jalan, dan kita harus menerimanya dengan baik, tanpa memandang siapapun dan apapun." Sutarmidji juga memberikan pesan kepada Harisson untuk melanjutkan tugas-tugasnya dengan penuh dedikasi.


Harisson dalam sambutan menyampaikan bahwa Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berpesan khusus yang harus dilakukan selaku Pj Gubernur adalah Pengendalian Inflasi, Penurunan Angka Stunting, Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim hingga Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia.


Hal ini mencerminkan momen penting dalam peralihan kepemimpinan dan menjadi bukti komitmen pejabat publik dalam menjalankan amanah dan tugas demi kemajuan daerah Kalimantan Barat. [ATIN]