Redaksi
Sabtu, 10 Juni 2023, Juni 10, 2023 WIB
Last Updated 2023-06-10T04:51:07Z
DaerahHukumNasional

Siswi SMP Kritik Pemkot Jambi Dilaporkan Polisi, Mahfud MD Siap Beri Pendampingan

Menko Polhukam Mahfud MD di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/6/2023).(sumber; Kompas.com)

Jakarta  - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk melindungi Syarifah Fadiyah Alkaff.


Syarifah merupakan siswi SMP di Jambi yang dilaporkan ke polisi usai memprotes aktivitas perusahaan yang telah merusak rumah neneknya. Dalam cuitannya di Twitter, Senin (5/6/23). 



Mahfud mengatakan bahwa Kemenko Polhukam akan berkoordinasi dengan Kementerian PPPA, Kompolnas, dan KPAI.


“Polhukam akan berkordinasi dgn Kementerian PPA, Kompolnas, dan Komisi Perlindungan Anak utk bisa ke Jambi, membantu mendampingi anak ini,” tulis Mahfud, dikutip pada Selasa (6/6/2023).


Mahfud ingin Syarifah dilindungi dan diperlakukan sesuai hukum yang berlaku.


“Dampingi, lindungi, dan jernihkan masalahnya, perlakukan anak-anak sesuai dgn hukum yang berlaku bagi anak-anak,” tulis Mahfud lagi.


Sebelumnya, Syarifah membuat empat video yang mengkritik Wali Kota Jambi Syarif Fasha dan perusahaan China PT RPSL karena melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang Angkutan Jalan.


Setelah video itu viral, Syarifah mengalami banyak tuduhan, bahkan pelecehan seksual di ruang digital dan dilaporkan ke polisi.


Dalam kasus ini, Syarifah juga dilaporkan Kabag Hukum Pemkot Jambi Muhamad Gempa Awljon Putra dan Humas Kota Jambi karena mengkritik Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dan Wali Kota Jambi, Syarif Fasha.


"Benar. Ada laporan dari Pemkot Jambi," kata Kepala Bidang Humas Polda Jambi Kombes Mulia Prianto melalui pesan singkat, Senin (5/6/2023). Mulia mengatakan, laporan UU ITE terhadap Syarifah ditangani penyidik Subdit Siber.*



Sumber;KOMPAS.com